Jakarta, 22 September 2026 – Ganda campuran tenis meja Indonesia Affan Pratama/Cindy Putri mengawali perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan kemenangan dramatis. Pasangan Merah Putih mengalahkan wakil Iran Benyamin Faraji/Setayesh Iloukhani dengan skor 3-2 dalam pertandingan di Sky Hall Toyota, Jepang, Selasa. Affan/Cindy harus bekerja keras setelah kehilangan dua gim pertama sebelum mampu membalikkan keadaan. Mereka kemudian merebut tiga gim berikutnya secara beruntun untuk memastikan kemenangan. Hasil tersebut membawa pasangan Indonesia melaju ke putaran kedua nomor ganda campuran.
Affan/Cindy mengawali pertandingan dalam tekanan setelah pasangan Iran mampu bermain lebih efektif pada dua gim pembuka. Gim pertama berlangsung ketat hingga deuce sebelum Benyamin/Setayesh mengamankan kemenangan 14-12. Situasi menjadi semakin sulit bagi Indonesia ketika pasangan Iran kembali mendominasi gim kedua. Affan/Cindy tertinggal cukup jauh dan akhirnya menyerah 6-11. Dua kekalahan beruntun membuat mereka harus memenangkan seluruh gim tersisa untuk menjaga peluang melanjutkan pertandingan.
Momentum pertandingan mulai berubah pada gim ketiga ketika Affan/Cindy tampil lebih tenang dan mampu mengurangi kesalahan. Pasangan Indonesia meningkatkan tekanan dan mengendalikan perolehan angka hingga menutup gim dengan kemenangan 11-5. Hasil tersebut memperkecil kedudukan menjadi 1-2 sekaligus membuka peluang melakukan comeback. Affan/Cindy kemudian mempertahankan ritme permainannya pada gim keempat. Meski mendapatkan perlawanan lebih ketat, mereka berhasil menang 11-9 dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim kelima, kedua pasangan kembali bersaing ketat karena kemenangan menjadi penentu tiket menuju putaran selanjutnya. Affan/Cindy mampu menjaga konsentrasi pada poin-poin penting dan tidak membiarkan pasangan Iran kembali mengendalikan permainan. Wakil Indonesia akhirnya menyelesaikan gim penentuan dengan skor 11-8. Kemenangan tersebut memastikan Affan/Cindy menutup pertandingan dengan skor keseluruhan 3-2. Keberhasilan membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gim menjadi catatan positif pada penampilan perdana mereka di nomor ganda campuran Asian Games 2026.
Hasil tersebut sekaligus menjadi respons positif setelah tim beregu putra Indonesia sebelumnya mengalami hasil berbeda ketika menghadapi Iran. Pada pertandingan Grup F sehari sebelumnya, tim putra Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 1-3 sehingga perjalanannya di nomor beregu berakhir pada fase grup. Indonesia sebelumnya juga menghadapi India dan Pakistan dalam persaingan grup. Tim Merah Putih sempat mencatat kemenangan 3-0 atas Pakistan, tetapi hasil tersebut belum cukup untuk membawa mereka ke fase berikutnya. Kini peluang Indonesia di cabang tenis meja berlanjut melalui nomor perorangan dan pasangan.
Pada putaran kedua, tantangan yang dihadapi Affan/Cindy akan semakin berat. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Korea Selatan Junsung Oh/Nayeong Kim pada Rabu, 23 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Affan/Cindy untuk melanjutkan momentum setelah keberhasilan melakukan comeback atas wakil Iran. Pasangan Indonesia perlu menjaga konsistensi sejak gim pembuka agar tidak kembali tertinggal seperti pertandingan sebelumnya. Kemenangan atas Benyamin/Setayesh setidaknya memberikan modal penting untuk menghadapi persaingan pada putaran selanjutnya.
Indonesia juga masih memiliki Muhammad Junindra/Almaira Nebuchadnezzar pada nomor ganda campuran. Pasangan tersebut mendapatkan bye pada putaran sebelumnya dan dijadwalkan menghadapi wakil Thailand Phakpoom Sanguansin/Orawan Paranang pada Rabu. Dengan demikian, Indonesia memiliki dua pasangan yang akan melanjutkan perjuangan di sektor ganda campuran. Affan/Cindy datang dengan modal kemenangan 3-2 atas Iran, sementara Junindra/Almaira akan memulai pertandingan mereka setelah langsung memperoleh tempat di putaran berikutnya. Hasil kedua pasangan akan menentukan sejauh mana Indonesia mampu menjaga peluang pada nomor ganda campuran tenis meja Asian Games 2026.





