Jakarta, 13 September 2026 – Kepolisian mengimbau pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, tidak melakukan konvoi di jalan raya setelah Macan Kemayoran meraih kemenangan 2-1 atas Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam. Imbauan disampaikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban setelah pertandingan sekaligus mencegah perayaan kemenangan mengganggu aktivitas masyarakat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pertandingan telah berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga situasi kondusif tersebut diharapkan tetap terjaga hingga seluruh suporter meninggalkan kawasan stadion. Kepolisian memahami antusiasme Jakmania setelah tim kesayangannya memenangi pertandingan sarat rivalitas tersebut, tetapi perayaan diminta dilakukan secara tertib. Apalagi pertandingan berlangsung menjelang malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat di berbagai ruas jalan Jakarta masih cukup tinggi. Polisi berharap kemenangan Persija tidak diikuti kegiatan yang berpotensi menimbulkan kemacetan ataupun gangguan keamanan.
Persija berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Persib dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan kedua Super League 2026-2027. Pertemuan dua klub dengan basis pendukung besar tersebut sejak awal mendapatkan perhatian khusus karena memiliki sejarah rivalitas panjang dalam sepak bola Indonesia. Stadion GBK dipadati puluhan ribu pendukung yang datang memberikan dukungan kepada Macan Kemayoran. Berdasarkan data penjualan tiket, jumlah penonton yang hadir mencapai sekitar 58.478 orang, termasuk Jakmania, tamu undangan, dan pemegang tiket lainnya. Besarnya jumlah penonton membuat proses pengamanan dilakukan sejak sebelum pertandingan hingga proses kepulangan suporter setelah laga berakhir. Meski atmosfer pertandingan berlangsung sangat tinggi, kepolisian menyatakan tidak terdapat gangguan berarti yang menghambat jalannya pertandingan.
Polda Metro Jaya mengapresiasi Jakmania dan seluruh pihak yang dinilai berhasil menjaga suasana pertandingan tetap kondusif. Apresiasi juga diberikan kepada personel TNI, Pemprov DKI Jakarta, steward, panitia pertandingan, dan berbagai unsur lain yang terlibat dalam pengamanan. Koordinasi antarpihak telah dilakukan sejak sebelum pertandingan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat muncul. Aparat juga melakukan pengamanan di sekitar stadion, jalur kedatangan suporter, serta sejumlah titik yang dianggap membutuhkan perhatian khusus. Langkah tersebut menjadi penting mengingat pertandingan Persija melawan Persib selalu mendapatkan perhatian besar dari masyarakat. Keberhasilan menjaga pertandingan tetap aman diharapkan menjadi contoh bahwa rivalitas sepak bola dapat berlangsung tanpa menimbulkan persoalan keamanan di luar lapangan.
Sebelum pertandingan dimulai, petugas sempat menemukan sejumlah petasan dan flare yang dibawa penonton menuju kawasan pertandingan. Barang-barang tersebut kemudian diamankan karena tidak diperbolehkan dibawa masuk ke dalam stadion dan berpotensi membahayakan keselamatan. Namun, pendekatan yang diterapkan terhadap penonton tetap mengedepankan langkah humanis dan edukatif. Penonton yang memiliki tiket tetap diperbolehkan memasuki stadion setelah barang yang dilarang tersebut diserahkan kepada petugas. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pertandingan berlangsung nyaman tanpa mengurangi hak penonton yang sudah memiliki tiket resmi. Kepolisian menilai pengamanan pertandingan sepak bola tidak hanya membutuhkan penindakan, tetapi juga komunikasi dan kerja sama dengan kelompok suporter.
Setelah Persija memastikan kemenangan, perhatian aparat kemudian beralih pada proses kepulangan puluhan ribu penonton dari kawasan GBK. Polisi meminta Jakmania langsung kembali menuju rumah masing-masing dan menghindari konvoi kendaraan dalam jumlah besar. Konvoi dinilai dapat menimbulkan kepadatan lalu lintas, terlebih pertandingan selesai ketika masyarakat Jakarta juga masih melakukan berbagai aktivitas pada malam akhir pekan. Rombongan kendaraan dalam jumlah besar juga berpotensi mengganggu pengguna jalan lain apabila tidak berlangsung secara tertib. Karena itu, euforia kemenangan diminta tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat yang menggunakan fasilitas umum. Imbauan tersebut bukan dimaksudkan untuk mengurangi kegembiraan pendukung Persija, melainkan memastikan perayaan tidak menimbulkan persoalan baru setelah pertandingan berhasil berlangsung aman.
Pengamanan pertandingan sebelumnya memang dipersiapkan dalam skala besar dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta berbagai petugas pendukung lainnya. Sebanyak sekitar 17.800 personel telah disiapkan untuk mengawal rangkaian kegiatan sebelum, selama, hingga setelah pertandingan. Koordinasi juga dilakukan bersama aparat keamanan di Jawa Barat dan Banten untuk mengantisipasi pergerakan kelompok suporter menuju Jakarta. Sejumlah titik perbatasan seperti Tangerang, Karawang, dan Bogor mendapatkan perhatian untuk mencegah potensi pertemuan massa yang dapat memicu gesekan. Pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam Stadion GBK, tetapi juga pada jalur transportasi dan kawasan yang berpotensi menjadi titik berkumpul suporter. Strategi tersebut dilakukan agar pertandingan dapat berlangsung dengan pengamanan menyeluruh dari awal sampai seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Sesuai ketentuan pertandingan, pendukung Persib atau Bobotoh tidak diperbolehkan hadir secara terorganisasi di Stadion GBK. Kebijakan serupa juga berlaku bagi Jakmania ketika Persija menjalani pertandingan tandang menghadapi Persib di Bandung. Pembatasan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko pertemuan langsung dua kelompok suporter yang memiliki rivalitas panjang. Aparat di wilayah Jawa Barat juga melakukan pengawasan terhadap sejumlah titik keberangkatan dan jalur menuju Jakarta sebelum pertandingan. Pendekatan persuasif dilakukan dengan melibatkan pengurus kelompok suporter agar pesan mengenai keamanan dapat diteruskan kepada anggotanya. Setelah pertandingan selesai, pengawasan tetap dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa dan memastikan tidak terjadi pertemuan antarkelompok di perjalanan.
Kepolisian juga memberikan apresiasi kepada pendukung Persib yang dinilai turut membantu menjaga situasi keamanan di berbagai wilayah aglomerasi. Tidak terjadinya insiden besar setelah pertandingan dianggap sebagai hasil kerja sama berbagai pihak yang sejak awal mengedepankan pendekatan pencegahan. Rivalitas Persija dan Persib selama bertahun-tahun memang membuat pertandingan kedua tim membutuhkan perhatian lebih besar dibandingkan sejumlah laga lainnya. Karena itu, keberhasilan penyelenggaraan pertandingan dengan kondisi aman memiliki arti penting bagi perkembangan sepak bola nasional. Aparat berharap pola komunikasi antara klub, kelompok suporter, penyelenggara, dan pemerintah dapat terus diperkuat. Dukungan terhadap klub tetap dapat diberikan secara maksimal tanpa harus menimbulkan permusuhan maupun tindakan yang merugikan masyarakat.
Pertandingan kali ini juga memiliki arti tersendiri karena Persija dan Persib kembali bertemu di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah pertemuan kedua tim di stadion tersebut terakhir berlangsung beberapa tahun sebelumnya. Kehadiran puluhan ribu penonton membuat atmosfer pertandingan berlangsung meriah dan menjadi salah satu laga dengan perhatian besar pada awal musim. Kemenangan 2-1 memberikan hasil positif bagi Persija sekaligus menghadirkan kegembiraan besar bagi Jakmania yang memenuhi tribun. Namun, kepolisian mengingatkan keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya dinilai berdasarkan situasi selama 90 menit pertandingan. Proses kedatangan dan kepulangan penonton juga menjadi bagian penting dari evaluasi keamanan. Karena itulah suporter diminta mempertahankan sikap tertib hingga kembali ke tempat masing-masing dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Polda Metro Jaya berharap suasana aman dalam laga Persija melawan Persib dapat menjadi modal positif untuk penyelenggaraan pertandingan besar berikutnya di Jakarta. Jakmania diminta menunjukkan kedewasaan dalam merayakan kemenangan dengan tidak melakukan konvoi berlebihan maupun tindakan provokatif di jalan. Kemenangan Persija tetap dapat dirayakan melalui cara yang tidak mengganggu pengguna jalan dan masyarakat lainnya. Kepolisian juga mengingatkan suporter untuk menjaga ketertiban di media sosial serta tidak menyebarkan konten yang berpotensi memancing perselisihan antarkelompok. Keberhasilan pertandingan yang dihadiri lebih dari 58 ribu penonton tanpa gangguan berarti dinilai menjadi pencapaian yang perlu dipertahankan bersama. Dengan disiplin suporter hingga proses kepulangan selesai, rivalitas Persija dan Persib diharapkan semakin berkembang sebagai persaingan olahraga yang kompetitif tanpa mengorbankan keamanan dan kenyamanan masyarakat.





