
13 Juli 2025
Sumatera Utara — Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan komunitas olahraga dan pariwisata lokal meresmikan jalur sepeda gunung (MTB Trail) terpanjang di Asia Tenggara yang membentang sepanjang 92 kilometer mengelilingi kawasan Danau Toba.
Jalur ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai tingkat kemampuan, dari pemula hingga profesional, dan dilengkapi dengan titik istirahat, pos medis, serta penginapan ramah pesepeda di desa-desa sekitar.
Menawarkan Pemandangan Spektakuler
Melintasi tebing dan perbukitan di sekitar Danau Toba, jalur ini menyuguhkan panorama luar biasa dari ketinggian: danau vulkanik terbesar di dunia, perbukitan hijau, air terjun tersembunyi, dan desa adat Batak.
“Ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang menyatu dengan alam dan budaya lokal,” kata Rony Sibarani, salah satu desainer jalur yang juga mantan atlet downhill nasional.
Meningkatkan Ekowisata dan Ekonomi Desa
Dengan dibukanya jalur ini, desa-desa seperti Tongging, Harian, dan Lumban Bulbul di sekitar Danau Toba mulai merasakan dampak ekonomi yang positif. Homestay dan warung tradisional penuh setiap akhir pekan, dan warga kini aktif menyewakan sepeda serta menjadi pemandu lokal.
Event Balap Internasional akan Digelar
Pemerintah daerah merencanakan untuk menjadikan jalur ini sebagai tuan rumah balap sepeda gunung bertaraf internasional pada akhir tahun 2025, yang diprediksi akan menarik ratusan peserta dari berbagai negara Asia dan Eropa.
Kesimpulan
Dengan membuka jalur sepeda gunung terpanjang ini, Indonesia tidak hanya memperkuat posisinya di dunia olahraga outdoor, tapi juga mendorong wisata alam yang aktif dan berkelanjutan. Kawasan Danau Toba kembali bersinar, kali ini sebagai surga bagi para petualang roda dua.